Waspadai "Dua Mata Pisau" Era Digital, PKK Tebing Gaungkan Pola Asuh Anak yang Berkarakter



Kegiatan Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) di Desa Tebing, (20/6)

Kelapa, 20 Juni 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka Barat melalui Desa Tebing, Kecamatan Kelapa, menjadi tuan rumah Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) ke tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Desa Tebing ini disambut hangat dengan pengalungan bunga oleh anak-anak PAUD kepada Tim Penilai dari TP PKK Provinsi, dipimpin oleh Sri Hidayati. Acara juga dihadiri oleh perwakilan TP PKK Kabupaten, dalam hal ini diwakili oleh Hj. Rusmala selaku Ibu Wakil Bupati Bangka Barat.

Diketahui, ada tiga desa mewakili Kabupaten Bangka Barat dalam lomba HKG PKK ke tingkat Provinsi, yakni Desa Semulut, Kecamatan Parittiga dengan lomba Tertib Administrasi PKK. Desa Tebing, Kecamatan Kelapa dengan lomba PAAREDI. Desa Ketap, Kecamatan Parittiga dengan lomba GELARI PELANGI (Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi) yang terdiri dari Rumah Dilan, Gemar Membaca, Kampung Mandiri, UP2K/toko PKK, Koperasi PKK.


TP PKK Desa Tebing menampilkan berbagai kreativitas edukatif seperti tari Kembang Cabik, drama edukasi, hingga permainan simulasi pola asuh anak dan remaja yang memikat perhatian para juri.

Acara juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis Profil PAAREDI "Cahaya Bunda" Desa Tebing Tahun 2025, dari tingkat desa ke kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.


Camat Kelapa, Resmayana, dalam sambutannya menyoroti tantangan besar dalam pola asuh anak di era digital.

"Digitalisasi itu ibarat dua mata pisau. Di satu sisi menjadi sarana pendidikan, di sisi lain dapat menghancurkan jika tidak dikawal. Orang tua tidak bisa sendiri, perlu sinergi bersama guru, pemerintah, dan masyarakat," tegasnya.

Ia berharap peran PKK dapat menjadi agen utama dalam menyosialisasikan pola asuh yang tepat serta membentengi generasi muda dari pengaruh negatif dunia digital.

"Mari jadikan PKK sebagai jembatan emas dalam menyiapkan generasi cerdas, tangguh, dan berkarakter di tengah derasnya arus digitalisasi," pungkas Resmayana.

Kepala Desa Tebing, Saimi, menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendidik dan membina generasi muda melalui pendekatan pola asuh dan kolaborasi lintas sektor.

"Kami sudah bekerja sama dengan Kapolsek, Dinas Pendidikan, hingga Babinsa untuk membina anak-anak, termasuk jika ada kenakalan atau penyimpangan kecil. Ini tugas kita bersama,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi peran ibu-ibu PKK yang telah menjadi pilar utama keberhasilan kegiatan dan pendidikan karakter anak di Desa Tebing.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinkes, Kepala DKUP, Kepala Dikpora atau yang mewakili, Kepala Badan Kesbangpol atau mewakili, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja atau mewakili, Kepala Dinas P3APPKB atau yang mewakili,  Polsek Kelapa atau yang mewakili, tokoh masyarakat, dan berbagai tamu undangan.