Sekolah Filial Tak Terdeteksi Dapodik, Kadisdikpora Bangka Barat Cari Solusi untuk Guru dan Siswa Terpencil



Kegiatan Musyawarah Bersama Pemdes Air Nyatoh dan Camat serta Orang tua wali Siswa yang Berada di Dusun Pinangyang dan Dusun Tara Gunung, Jumat (4/7).

Air Nyatoh, Simpang Teritip – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Henky Wibawa, M.Pd melakukan  musyawarah bersama pemerintah desa air nyatoh dan camat serta orang tua wali siswa yang berada di dusun pinangyang dan dusun tara gunung, Jumat (4/7/25).

Musyawarah ini digelar guna menindaklanjuti persoalan layanan pendidikan jarak jauh di sekolah filial yang berinduk ke SD Negeri 19 Simpang Teritip, namun tidak tercatat dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) pusat.

Dalam pertemuan tersebut, Henky memaparkan bahwa sekolah filial tersebut sudah ada sejak tahun 2015. Namun sejak dua tahun terakhir, keberadaannya terhambat sistemik karena tidak tercantum dalam jumlah rombongan belajar (rombel) sekolah induk pada Dapodik.

"Padahal di lapangan, ada guru, ada siswa, dan proses belajar-mengajar berlangsung. Tapi karena tidak terdaftar di Dapodik, rombelnya tidak muncul, sehingga guru tidak bisa mengklaim jam mengajar secara resmi," ungkap Henky.


Henky menambahkan bahwa perubahan kebijakan pusat mengharuskan guru memiliki kelas resmi untuk bisa mengklaim tunjangan profesi guru (TPG). Karena filial ini tidak masuk sistem, jam mengajar guru tidak diakui, dan statusnya dianggap kelebihan guru.

Persoalan ini diperparah sejak kebijakan penghentian pengangkatan guru honorer pada 2023, yang sebelumnya dapat menjadi solusi sementara di wilayah-wilayah blank spot pendidikan.

Henky menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat akan terus mengupayakan solusi, agar hak guru dapat terpenuhi dan siswa tetap bisa mengenyam pendidikan.

“Wajib belajar 13 tahun dari PAUD sampai SMA itu komitmen kita bersama. Kita harus pastikan semua anak, termasuk yang di wilayah terpencil seperti Pinangyang dan Tara Gunung, tetap bisa sekolah dan terlayani dengan baik,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Camat Simpang Teritip, Kepala Desa Air Nyatoh, serta masyarakat dan orang tua/wali siswa.