Bunda PAUD Bangka Barat Gaungkan Wajib Belajar Prasekolah



Kegiatan sosialisasi program satu tahun prasekolah di Kantor Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang, (4/7)

Disdikpora — Kelompok Kerja (POKJA) Bunda PAUD Bangka Barat terus menggencarkan program satu tahun prasekolah yang kali ini dilaksanakan di Kantor Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang, Rabu (4/7/25).

Sosialisasi ini merupakan rangkaian lanjutan dari kegiatan serupa di Desa Air Kuang (Jebus), Dendang, Mayang, dan Air Limau.

Bunda PAUD Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura, menyampaikan bahwa masa prasekolah adalah periode krusial perkembangan otak anak.

“PAUD bukan hanya tempat bermain. Di sinilah kemampuan berpikir, bahasa, literasi, hingga kemandirian anak mulai dibentuk,” jelasnya.

Menurutnya, banyak yang didapatkan anak saat mengikuti pendidikan usia dini, mulai dari terbiasa dalam berinteraksi hingga terbentuknya karakter anak hingga benar-benar siap saat masuk SD nantinya.

Karena itu, Evi mengajak para orang tua agar tidak menunda dan  mendaftarkan anak-anak untuk sekolah di PAUD. Kedepan pihaknya akan terus melakukan sosialiasi untuk mengingatkan para orang tua.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Yus Derahman menyampaikan hal yang sama dan mengingatkan pentingnya 1 tahun pendidikan di PAUD sebelum masuk SD.

“PAUD ini sudah berjalan lama, tapi ini bukti lebih baik lagi. Saat ini diwajibkan 13 tahun pendidikan, kalau PAUD-nya baik dan sempurna, InsyaAllah SD, SMP, dan seterusnya sempurna," katanya.

Yus juga menambahkan bahwa pendidikan di jenjang PAUD perlu didukung dengan program makanan bergizi gratis agar tumbuh kembang anak semakin optimal.

Plt. Kepala Disdikpora Bangka Barat, Henky Wibawa, menyampaikan bahwa mulai tahun ajaran 2025/2026, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melaksanakan wajib belajar 13 tahun, dengan satu tahun prasekolah di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“PAUD adalah rumah besar, sedangkan TK ada di dalamnya, jadi banyak layanan untuk PAUD. Anak usia dini adalah aset bangsa, kita harus menyiapkan dengan baik saat ini, memberi mereka pengetahuan yang baik, gizi yang baik, bisa dibayangkan di tahun 2045 mereka akan mengisi sektor-sektor pembangunan di segala bidang,” jelas Henky.

Ia juga mengimbau agar semua pihak, terutama saat penerimaan murid baru, melakukan pengecekan apakah masih ada anak usia dini yang belum terdata di lembaga PAUD.

Di akhir kegiatan, Bunda PAUD Kabupaten dan Ketua Pokja Bunda PAUD menyerahkan souvenir apresiasi kepada para bunda PAUD tingkat kecamatan dan desa, serta orang tua dan anak-anak yang telah berpartisipasi aktif.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Camat Tempilang atau perwakilan, Kades Benteng Kota, Bunda PAUD Kecamatan dan Desa, serta orang tua bersama anak-anak PAUD.